Hindari Hal-Hal Ini Agar Hidup Lebih Bahagia

| February 26, 2015 | 0 Comments

hidup lebih bahagiaOrang bahagia itu bukan yang selalu mengalami hal-hal baik ya.

Yap, karena kebahagiaan itu sendiri adalah sebuah pilihan. Mau bahagia atau tidak itu terserah kita, apapun kondisi dan kejadian yang sedang terjadi. Ada orang yang sudah mencapai prestasi hidup yang membanggakan, sukses, dsb tetapi tidak bahagia. Nah, ini problem.

Tapi ada juga orang yang menurut logika seharusnya bersedih karena ujian hidupnya yang begitu berat, eh ternyata dia masih bisa tersenyum dengan hati yang adem dan tetap riang gembira. Nah, jadi kalau begitu, kebahagiaan itu memang sebuah pilihan hati, bukan sebuah akibat dari sebab-sebab tertentu.

Berikut ini, saya mau ajak teman-teman pembaca untuk memilih bahagia. Dengan cara menjauhi kebiasaan-kebiasaan yang bisa menyebabkan kita kehilangan kebahagiaan, seperti ini:

1. Suka Sama Kambing Hitam

Lha ini, sering ditemui di masyarakat kita, suka merasa jadi korban keadaan dan doyan menyalahkan pihak-pihak lain. Mulai sekarang, berhentilah menjadi korban dari keadaan. Berhenti menjadi orang yang merasa tidak berdaya untuk mengubah kondisi yang tidak menguntungkan. Jangan menunggu untuk dibantu, bergeraklah, dan ubah keadaan menjadi lebih baik, sesuai keinginan kita.

2. Pikiran Jika Saja.. Pasti Aku..

Jika saja aku kurus, pasti aku akan bahagia. Jika saja bisnisku untung, pasti aku bahagia. Jika saja aku punya pendamping hidup yang cantik, pasti aku sudah bahagia sekarang. Nah, ini masalah banget. Ini jadi penghalang buat bahagia! Hindari mental ‘Jika Saja’!

3. Harus Perfect, Harus Sempurna

Menunggu semuanya sempurna itu arti lainnya adalah menunggu selamanya, hehe. Ya karena memang manusia tidak bisa membuat hal yang sempurna. So, daripada mengejar semua harus perfect, lebih baik alihkan pikiran menjadi: semuanya harus dilakukan dengan sebaik mungkin. Bahasa bijaknya: temukan kepuasaan dalam ketidaksempurnaan.

4. Hidup Di Masa Lalu

Mau masa lalunya indah, mau masa lalunya pedih, sama-sama bahaya kalau diingat-ingat terus. Hiduplah di masa kini dan tujulah masa depan. Kalau nyetir mobil kebanyakan lihat spion kan bahaya, padahal kaca di depan jauh lebih lebar. So, sering-sering lihat ke depan. Kata Pak Mario: seburuk apapun masa lalumu, tenanglah, masa depanmu masih suci.

Bagaimana? Sudah agak bahagia sekarang? Hehe. Semoga artikel ini membantu ya!

 

Tags: ,

Category: HIDUP SEIMBANG

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *