9 Tips Produktif: Kerja Sedikit Tapi Hasil Banyak

| April 7, 2015 | 1 Comment

Tips Produktif Tahta Mulia

Banyak orang berpikir bahwa produktivitas adalah sekedar melakukan banyak hal. Padahal esensi sebenarnya adalah bagaimana kita bisa melakukan aktivitas sesedikit mungkin dengan hasil sebanyak mungkin.

Bagaimana caranya? Di bawah ini kami akan memberikan strateginya.

1. Sortir Aktivitas Dari Yang Terpenting Hingga Yang Kurang Penting

Buatlah daftar aktivitas yang akan Anda lakukan, lalu identifikasi mana yang paling penting dan mendukung pencapaian goal-goal Anda, dan mana yang kurang penting atau tidak terlalu berpengaruh signifikan. Urutkan dari yang terpenting hingga yang kurang penting. Lakukan dahulu aktivitas-aktivitas terpenting. Untuk aktivitas lainnya, Anda bisa melakukannya di lain waktu atau mendelegasikannya kepada orang lain.

2. Latih Pikiran Anda Untuk Fokus 100%

Setelah Anda memilih aktivitas (pada langkah Langkah 1) dan mulai mengerjakannya, maka lakukanlah dengan fokus dan totalitas. 100%. Bandingkan 2 skenario di bawah ini:

  • Anda mengerjakan laporan dengan mengalokasikan waktu 45 menit. Selama waktu tersebut, perhatian Anda benar-benar difokuskan untuk mengerjakan laporan saja. Tidak ada aktivitas lain yang tidak ada hubungannya dengan laporan tersebut.
  • Anda mengerjakan laporan dengan mengalokasikan waktu 1 jam. Tetapi dalam 1 jam itu, selain Anda mengerjakan laporan, perhatian Anda terpecah karena harus menelepon, membuka email, mengupdate status di social media berkali-kali, atau sambil ngemil.

Tentu, lebih banyak yang bisa Anda hasilkan dengan memfokuskan pikiran 100% meskipun hanya 45 menit daripada menghabiskan waktu 1 jam dengan perhatian yang terpecah ke mana-mana. Anda bisa menghasilkan lebih banyak dengan waktu yang lebih sedikit jika mampu fokus pada apa yang sedang Anda lakukan.

Baca juga: 5 Kebiasaan Harian Untuk Meningkatkan Produktivitas

3. Sesuaikan Dengan Jam Alami Tubuh Anda

Salah satu rahasia untuk bisa meningkatkan produktivitas adalah mengenali waktu-waktu paling produktif di mana tubuh dan pikiran Anda bisa sangat efektif dalam mengerjakan aktivitas. Kita sebut saja sebagai ‘Golden Time’.

Masing-masing orang mempunyai ‘Golden Time’-nya sendiri. Sebagian merasa sangat produktif dan bisa sangat fokus di siang hari, sebagian lainnya justru lebih senang bekerja di malam hari, bahkan pada saat yang lainnya tidur.

Ada juga yang menyukai waktu-waktu setelah bangun pagi sebelum terbit matahari. Biasanya pikiran masih fresh dan suasananya pun masih tenang sehingga mendukung kita untuk lebih fokus.

Anda termasuk yang mana?

Kenali ‘Golden Time’ Anda dan lakukan aktivitas-aktivitas terpenting di waktu-waktu itu.

4. Bekerja Sesuai Dengan Kompetensi Anda

Akan jauh lebih efektif apabila Anda mengerjakan sesuatu yang cocok dengan kemampuan dan keahlian Anda, daripada menghabiskan banyak waktu untuk menyelesaikan pekerjaan yang tidak Anda kuasai.

Ibarat Anda memiliki sepetak sawah yang masih kosong dan harus memilih benih apa yang ingin ditanam di sawah itu: jagung atau tomat. Kebetulan, kondisi tanah di sawah itu lebih cocok ditanami jagung. Sehingga jagung akan tumbuh dengan baik di atasnya. Sedangkan, tomat yang di tanam di sana tidak akan tumbuh dengan baik, bahkan bisa mati.

Kalau tau begitu, benih apa yang Anda pilih? Tentunya jagung.

Bekerja sesuai dengan keahlian Anda itu seperti menanam benih di tanah yang cocok. Sebaliknya, mengerjakan apa yang tidak Anda kuasai adalah seperti memaksakan tomat yang tadi untuk tumbuh di atas tanah yang seharusnya ditanami jagung. Sekeras apapun Anda menanam dan merawat tanaman tomat itu, mereka tetap tidak akan tumbuh dengan baik karena tanahnya memang tidak cocok.

Kurang lebih seperti itulah gambarannya.

Baca juga: 20 Pertanyaan Untuk Meningkatkan Penghasilan

5. Pilih Spesifikasi Anda

Anda bisa mendapatkan hasil kerja yang terbaik dengan mengerjakan beberapa pekerjaan saja tetapi dengan kualitas yang betul-betul prima, daripada mengerjakan banyak pekerjaan dengan kualitas yang rata-rata.

Fokuskan waktu, pikiran, dan tenaga hanya pada aktivitas yang Anda kuasai, yang Anda senangi, dan tentunya yang memberi Anda kompensasi yang sebanding. Dengan begitu, Anda dapat menghabiskan waktu yang lebih sedikit untuk mendapatkan hasil yang lebih besar dibanding mengambil banyak pekerjaan yang selain akan butuh waktu lebih banyak, Anda pun tidak menyukainya, dan hasilnya pun kurang maksimal.

Baca juga: Bagaimana Mengubah Keahlian Menjadi Uang

6. Asah Kapak Anda Sebelum Beraktivitas

Stephen Covey dalam bukunya ‘Seven Habits of Highly Effective People’ menyarankan kita untuk mengasah kapak sebelum pergi menebang pohon-pohon. Dengan kapak yang tajam, maka proses menebang pohon akan lebih mudah dan cepat. Beda dengan kapak yang tumpul, bisa berjam-jam mungkin pohonnya batu bisa ketebang, ini kan repot.

Begitu juga dengan diri kita. Rajin-rajin ‘mengasah kapak’ sebelum beraktivitas dapat membuat kita jadi lebih produktif. ‘Kapak yang tajam’ adalah gambaran dari pikiran yang fresh dan tubuh yang fit sehingga bisa lebih tokcer dalam ‘menebang’ aktivitas demi aktivitas setiap harinya.

Cukup tidur di malam hari, cukup istirahat di sela-sela pekerjaan, mengalokasikan waktu untuk relaksasi atau pergi berlibur di akhir pekan, dsb dapat membuat tubuh dan pikiran kembali prima sehingga siap untuk bekerja kembali.

Jangan terus-terusan menebang pohon karena lama-lama kapak Anda akan semakin tumpul. Sesekali berhenti dan asah kapak Anda.

Jangan memforsir pekerjaan sampai lupa waktu, lupa makan, lupa tidur, lupa refreshing. Istirahatkan tubuh dan pikiran sebelum Anda melanjutkan pekerjaan kembali. Itu penting.

7. Gunakan Daya Ungkit Waktu

Perhatikan 3 skenario berikut:

  • Anda bekerja untuk mengajarkan suatu skill kepada seseorang dengan tatap muka (one-on-one).
  • Anda mengadakan workshop dan mengajarkan skill tersebut kepada beberapa orang dalam satu waktu.
  • Anda menjual kursus online di internet untuk mengajarkan skill tersebut kepada lebih banyak orang.

Dalam ketiga skenario tersebut, Anda sebetulnya melakukan pekerjaan yang sama, yaitu menghabiskan waktu untuk mengajarkan suatu skill kepada orang lain. Akan tetapi, untuk setiap skenario yang Anda pilih, Anda akan mendapatkan hasil yang jauh berbeda.

Mengajarkan skill secara tatap muka kepada seseorang saja tentu kurang efektif jika dibandingkan dengan membuat kelas workshop dan mengajar di depan beberapa orang. Anda bahkan bisa lebih memberikan daya ungkit untuk waktu Anda dengan menjual kursus online di internet yang berpotensi untuk dinikmati oleh ribuan orang dari berbagai tempat dalam satu waktu.

Itu artinya, Anda sudah ribuan kali lebih produktif, kan?

8. Gunakan Daya Ungkit Pikiran

Menggunakan daya ungkit pikiran adalah salah satu kunci untuk mendapatkan hasil yang lebih banyak dari kerja yang seminim mungkin. Sebagai contoh, jika Anda memiliki gagasan yang ingin dibagikan ke banyak orang, Anda bisa melakukan hal berikut:

  • Menulis blog yang berisi gagasan Anda tersebut dan menawarkan pemasangan iklan di blog Anda untuk mendapat penghasilan dari traffic / kunjungan orang-orang yang membaca artikel Anda.
  • Rangkum beberapa artikel dalam blog tersebut dan buat versi videonya untuk diupload di YouTube.
  • Atau buat presentasi dari materi yang ada di blog itu, lalu sebarkan presentasi tersebut di SlideShare.
  • Kumpulkan artikel-artikel di dalam blog, susun, jadikan e-book yang bisa Anda jual.

Apa yang Anda lakukan di atas adalah re-packaging atau pengemasan ulang dari gagasan-gagasan Anda sebelumnya supaya dapat dimanfaatkan sebanyak mungkin dengan bentuk yang berbeda-beda. Sehingga, Anda bisa menghasilkan banyak karya dalam waktu yang lebih sedikit. Dan tentunya dengan hasil yang lebih banyak.

9. Tentukan Deadline

Hal terakhir dan terpenting adalah menetapkan kapan Anda akan menyelesaikan pekerjaan Anda. Dateline membuat Anda terdorong untuk segera memulai pekerjaan agar dapat selesai pada waktu yang sudah ditetapkan. Selain itu, dateline akan memaksa Anda, mau tidak mau, untuk pintar membagi waktu sehingga tidak ada waktu yang terbuang sia-sia.

Pasang dateline yang terukur dan selesaikan tepat waktu. Atau, lebih cepat lebih baik.

Inilah 9 tips yang bisa membantu Anda untuk bisa menghasilkan sebanyak mungkin dari kerja yang sesedikit mungkin. Intinya, be a smart worker.

Karena orang yang paling sukses tidak melulu harus yang kerjanya paling keras dibanding yang lain, tetapi juga yang kerjanya paling cerdas.

Do Less and Achieve More!

Tags:

Category: Karir & Produktivitas

Comments (1)

Trackback URL | Comments RSS Feed

  1. agus says:

    maaf gan, bukan dateline tapi deadline….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *